ruang keluarga beninghati
Wednesday, January 31, 2007
Pertemuan perdana anggota termuda beninghati
 


Ghozy Abyan Suciawan, anggota termuda beninghati yang baru berusia 3 bulan datang ke Jakarta ikut bundanya pekan kemarin. Tanpa di dipersiapkan secara khusus, keluarga beninghati yang ada di Jakarta datang untuk memberikan penyambutan seadanya. Sekaligus juga berkenalan dengan bunda-nya si kecil : ukhti Indri Agung Giarto yang juga belum pernah bertemu dengan keluarga beninghati-kecuali dengan ane (Fajar). Di antara rintik hujan, di teras Wisma di bilangan Mampang Prapatan itu akhirnya jadilah pertemuan yang hangat. Tak ada kekakuan, meski baru berkenalan.
Si kecil juga akrab dengan ami dan amahnya, terutama dengan ami Yuli yang selalu membuatnya tertawa, meski tidak sedang melucu :) .
wah, kapan lagi ya bisa ketemu sambil membaawa anak istri masing-masing ? kapan Yul ?



 
Tuesday, January 16, 2007
2006 : tahun CINTA
 

Barangkali judul di atas bisa sedikit menggambarkan perjalanan keluarga beninghati selama tahun 2006 yang baru lalu. Tahun 2006 diwarnai setidaknya dengan 6 pernikahan dari 7 anggota keluarga beninghati. Diawali dengan pernikahan Agung Giarto di awal tahun, 15 Januari 2006. Pontianak syahdu oleh pernikahan mereka.





Kemudian di pertengahan tahun, 2 anggota keluarga Beninghati menikah (incest bukan ya ?! :) ), yaitu Adhe Priyambodho dan Harini Wahyuningrum yang menikah Agustus 2006. Kediri bergemuruh oleh pernikahan dua manusia besar keluarga beninghati ini.




Tak jauh dari itu, seminggu menjelang Ramadhan salah seorang anggota keluarga Beninghati juga mengucapkan akad nikah : Fajar menikah dengan Dian Khumaya pada tanggal 17 September 2006 di Madiun.
Rupanya 'virus' menikah ini kemudian menjadi wabah. Pada tanggal 15 Nopember 2006 Erna Hastuti mengakhiri masa lajang dan menikah dengan Estas di Trenggalek. Menjelang penutup tahun, Zainal Arifin menutup 2006 dengan pernikahannya dengan Rumi di Jombang pada tanggal 27 Desember yang lalu. Selain pernikahan, pada tahun 2006 keluarga Beninghati juga mendapat ponakan baru dengan lahirnya putra dari Agung Giarto dan Iin pada Ramadhan 1427 H. Sungguh karunia yang indah.
Semoga di tahun 2007 ini keluarga beninghati masih akan dipenuhi kabar gembira-kabar gembira berikutnya. Siapa yang akan memulai ??
 
Tuesday, July 18, 2006
undangan
 
kini bersatulah dua hati dalam mahligai cinta
ikatan nan agung sempurna sebagian agama ...




sebuah hajatan keluarga beninghati. Dua orang besar keluarga beninghati menunaikan janjinya. Ketika dua jiwa dipersatukan untuk menyempurnakan diin nya. Semoga Allah melimpahkan rahmatNya, dan pernikahan ini menjadi barakah bagi Adhe dan Ning, bagi keluarga beninghati, bagi peradaban, dan bagi semesta.
mohon doa restu
 
Monday, June 19, 2006
Lingkaran
 
Luh cinta airkan gemericik kerlingan cakrawala
Saat mereka menggenggam erat lingkaran itu dari jendela

Duhai Rabb hitam..Rabb putih…Rabb utara… Rabb Tenggara…
Rabb Indonesia....Rabb cekoslovakia...Rabb Jawa..Rabb Sumatra…
Maka teguhkanlah ya Allah Ikatan hati-hati berderak-derak ini Atas nama-Mu

Kadang bentuknya tidak selalu rata
Sering warna lukisnya berbeda
Percikan api pun bahagia mencorakinya

Tapi lingkaran itu tak pernah kehilangan makna
Bagi yang percaya

Kematian bukanlah ketidaksempurnaan
Melainkan saat kau merasa benar sendirian
Lingkaran. Bulatan. segiempat. Segitiga.Apapun namanya.
Ia selalu membuat malaikat takjub terpana.



-dariseorangsahabat-
-untukku,maybebermanfaatbagimu-
-dalamtitianjalanmenujukesempurnaanitu-

posted by : -Yuli-
 
Sunday, May 28, 2006
Tetap Sendiri
 
dalam kebersamaanpun
kita tetap sendiri, bukan?
sendiri dengan pikiran kita, masing-masing

dalam syuropun
kita tetap sendiri, bukan?
sendiri dengan pertanggungjawaban yang kita tanggung
dari keputusan yang kita ambil

dalam menatap masa depan
kita juga sendiri, bukan?
sendiri dengan langkah yang kita ambil
arah mana yang kita tuju

dalam keluargapun
kita tetap sendiri, bukan?
sendiri dengan diri kita masing-masing
atas langkah yang kita tapak
dan pertanggung jawabannya

mereka cuma bisa memberi masukan
mereka hanya bisa support
layaknya sebuah pertandingan
mereka adalah pelatih
atau suporter
penentu hasil akhir pertandingan adalah sang pemain
bukan mereka

kita menatap masa depan kita sendiri
menentukan langkah kita sendiri
mengambil keputusan kita sendiri
dan mempertanggung jawabkannya sendiri

:: eagle flies alone

posted by : irfun
 
Sunday, May 14, 2006
Komodifikasi dunia modern
 
Kemarin meeting dan makan siang di Ritz Carlton Hotel. Sebuah gedung yg menawarkan 'kenyamanan borjuis', yg bagiku berarti 'loneliness'. Tapi bukan itu yg hendak kita bicarakan.
Sebagaimana standart hotel kelas demikian, pelayan selalu ada untuk kita. Dan diantaranya mbak yang berbaju merah cerah itu. Dengan rok panjang sewarna, dengan belahan di samping hingga di atas lutut. Dia selalu ramah tersenyum. Saat membukakan pintu ballroom, juga ketika menyodorkan Caffe Latte, bahkan ketika sekedar berpapasan saat aq berjalan ke Rest Room. Siapa tidak senang diberi senyuman ??
Senyum demikian juga ada di Marriot, begitupun di Pangeran Pekanbaru, atau di Sengingi Beach. Atau di hotel2 lain sepanjang yang pernah aku inapi. Menariknya, semakin mahal hotelnya, semakin banyak senyum yang aku dapati. Semakin manis, dan semakin (kelihatan) tulus. Maka tak heran hotel di pinggiran Riau yg saat pagi menggedor pintu untuk memberikan teh hangat, murah saja sewanya.
Maka senyum apakah itu? Marx ketika membahas lahirnya nilai tukar menyebut proses KOMODIFIKASI, berubahnya segala sesuatu hal dr sesuatu yg tidak diperjualbelikan menjadi komoditi. Mulai dari layanan santet sampai sex. Maka di dunia modern ini segala sesuatu menjadi komoditi: senyum, keramahan, persahabatan, pernikahan, ....... Bagaimana kemudian memilahkan mereka mereka yang tulus? tentu tidak fair kalo kita katakan ketulusan itu tak lagi tersisa
 
Sunday, April 23, 2006
WAPO Re-Union
 
kadang, sesuatu yang tak terencana justru terlaksana secara baik dan lebih dari yang diharapkan. Seperti sebuah pertemuan 'fenomenal' crew beninghati kali ini. Di Wapo depan Unair, setelah mengunjungi kakak Akh yuli yang sedang sakit di dr. Soetomo, dua orang crew yang baru saja wisuda (Adhe : S1 Tekfis, Erna : S2 Fisika MIPA), mengumpulkan crew beninghati. Minus Fajar, Ning, dan Agung, tapi sepat conference-call sama Fajar dan Ningrum. Sungguh sesuatu yang sangat berharga, pertemuan, dalam persaudaraan ini seperti embun : sejuk dan menyegarkan. Allah, kekalkan persaudaraan kami.








 
Friday, March 17, 2006
dalam sendiriku
 
dalam sendiriku
setanku mencoba menarikku lagi
berkubang dalam lumpur yang coba kutinggalkan

dalam sendiriku
tugas menumpuk mulai membayang
tiap kali aku datang
dosen sudah menunggu minta laporan

dalam sendiriku
masalah tambah banyak bermunculan
walau tak terlibat langsung
tapi pasti menguras pikiran

dalam sendiriku
masalah di rumah mulai membayang
makin lama makin membesar
makin kuteringat bunda ....
maafkan aku bunda
yang tak bisa membantumu banyak
yang tak bisa jadi anak yang bisa kau banggakan

dalam sendiriku
panggilan itu makin kudengar
mendesak desak tuk segera kutunaikan

dalam sendiriku
kebingungan makin menyergapku
makin dalam

dalam sendiriku
kucoba tuk mulai menapak jalanku
walau sering terjatuh
berjalan hanya tertatih

Allah .... tunjukkanlah aku jalan
berilah aku kemudahan ...


by irfan
 
Saturday, January 07, 2006
sakit mata
 
hari terus berlalu, tiap kali aku melakukan perjalanan rasanya kian bertambah parah sakit mataku. hhh .... pemandangan itu mengapa terus mengganggu. amat berdosalah para desainer pakaian yang membuat model pakaian itu. aku juga tidak habis pikir, kok mau maunya sih cewek cewek itu pake baju kekecilan ? bikin sakit mata aja. yaa ... gimanapun kalo lagi naek motor kan gak bisa menundukkan pandangan, harus menatap ke depan. nabrak dong kalo nunduk terus. lagian mereka maunya apa sih, naek motor bukannya pake jaket buat ngelindungi tubuh dari terpaan angin, malah pake kaos. sekali sekalinya pake jaket, reslitingnya dibiarkan terbuka, membiarkan jaket mereka berkibar ditiup angin. sama aja dong ... emang mau mejeng ?
hhh ... pantesan aja kian hari kecelakaan lalin bertambah banyak, lha wong emang banyak pandangan yang mengganggu konsentrasi berkendara. tau gak, di luar negeri dah ada larangan utk masang iklan yang bergambar cewek berpakaian minim di pinggir jalan, karena disinyalir meningkatkan prosentase kecelakaan.

andai semua orang berpakaian sopan
alangkah indahnya pemandangan
takkan jemu mata memandang ... ke depan

sakinahnet, 070106
irfun
 
new year
 
apakah artinya malam tahun baru?
ia hanyalah satu malam diantara malam malam yang lain
ia hanyalah penanda semakin rentanya dunia
dan kian dekatnya kita dengan kematian

sungguh tidak ada yang spesial dengan tahun baru
ia hanyalah satu malam diantara malam malam yang lain
mungkin dengan taburan film film menarik yang disodorkan
dan dengan tiupan terompet panjang yang membelah malam

ia sungguh tidak seindah malam malam ramadhan
dengan taburan kemuliaan dan janji Allah yang menggiurkan
dalam hiasan sujud sujud malam dalam tahajud syahdu
atau malam malam itikaf yang nikmatnya tidak tergambarkan

atau malam hari raya
yang mengadukkan dua rasa dalam jiwa
kesedihan karena perginya bulan yang dimuliakan
dengan kesenangan akan datangnya syawal

malam tahun baru sungguh tidak ada artinya
dibandingkan dengan malam malam mulia itu
tapi kenapa banyak orang mengisinya dengan berlebihan

:malamtahunbarudalamsunyihati

irfun
010106
 
Wednesday, January 04, 2006
Kita Berhimpun dalam Barisan
 
 
Friday, December 30, 2005
Men in Hope
 



"Ya Allah.....
Kekalkan ukhuwah ini"
 
Saturday, December 24, 2005
Kesempatan dan Keberanian
 
Setiap manusia membutuhkan kesempatan. Karenanya dengannya akan ada langkah yang membuat perbedaan. Kesempatan tidak datang setiap saat. Dia adalah momentum yang datang sesaat dan kemudian terkadang pergi terlalu cepat. Namun kesempatan juga bukanlah barang langka bagi setiap orang. Setiap kita pasti pernah menemuinya. Setiap kita kadang didatanginya tanpa kita minta. Memang kadar, waktu dan jalannya berbeda-beda. Tapi dia kan muncul ke hadapan setiap hamba Tuhan sebagai salah satu bentuk pertolongan-Nya.
Kesempatan adalah salah satu variabel penentu kesuksesan diantara sekian variabel lainnya. Karenanya keempatan membutuhkan psangannya agar berbuah sebuah keberhasilan. Dia adalah keberanian. Kesempatan tidak akan bergeser dari tempatnya bila tidak segera diambil. Sehingga tidak sedikit orang gagal bukan karena ia tidak memiliki kesempatan. Tapi mereka gagal karena tidak punya cukup nyali untuk mengambil dan merebutnya. Keberanian berasal dari kombinasi kepercayaan akan kemampuan diri dan keyakinan akan pertolongan Tuhan. Dia adalah akumulai dari proses panjang penyiapan kapasitas diri yang akhirnya membuahkan kesiapan untuk menerima momentum ketika pintu tiba-tiba terbuka. Saat-saat kesuksesan telah di depan mata. Ketika kesepatan bertemu dengan keberanian.

Sby,231205
Ad
 
Sunday, December 18, 2005
rumah beninghati
 
inilah rumah persaudaraan kammi,
yang mengumpulkan kami dalam satu cita,
yang mendidik kami dalam satu bahasa,
yang melahirkan kami dalam berbagai warna

inilah rumah kammi,
yang akan kami hiasi dengan amal selain diskusi,
yang menyadarkan kami akan tanggung jawab intelektual
sekaligus hakikat kehambaan

inilah rumah kammi
: beninghati
 
Thursday, December 15, 2005
Biarlah
 
Biarlah bayangmu berlalu dari mataku
Biarlah warnamu memudar dari langit hatiku
Dibersihkan oleh hujan, tergantikan oleh pelangi cinta Kekasihku

Biarlah namamu hilang dari anganku
Agar dapat kusempurnakan penghambaanku
Alun suaramu tak lagi usik harmoni denting kalbuku

Tinggalkan aku dalam sunyi sepiku
kan kukubur rinduku dalam di benakku
Hingga ia tak lagi tumbuh berbunga hiasi mimpiku

Sampai kutemukan bidadariku
Gantikan namamu dari patri jiwaku

dan dapat kuluapkan rinduku
Semburat sayangnya aliri pori pori cintaku
Membakar semangatku

kan kukepak sepasang sayap kasihku
Terbang tinggi sambut seruan Tuhanku
Bersama bidadariku
 
keluarga beninghati
adalah kami ada di sini tuk perjuangkan cita cita kami, gapai hidup mulia atau mati dalam kesyahidan. beninghati crew : Adhe, Agung, Fajar, Irfan, Ridho, Yuli, Zain, Anggi, Erna, Maulida, Ningrum -We Are ITS '99-




beninghati crew ::
  • Irfun
  • Ning
  • Yuli
  • Adhe
  • Fajar


  • reference ::
  • IMB Aggregator
  • Muslim Blog


  • lawas ::
  • Pertemuan perdana anggota termuda beninghati
  • 2006 : tahun CINTA
  • undangan
  • Lingkaran
  • Tetap Sendiri
  • Komodifikasi dunia modern
  • WAPO Re-Union
  • dalam sendiriku
  • sakit mata
  • new year


  • arsip ::
  • December 2005
  • January 2006
  • March 2006
  • April 2006
  • May 2006
  • June 2006
  • July 2006
  • January 2007